Buku ini menjelaskan mengenai upacara suci yang ditujukan kepada bhuta kala atau makluk bawah . Bhuta kala adalah kekuatan yang ada di alam yang bersifat negative yang perlu dilebur agar kembali kesifat positif agar tidak mengganggu kedamaian hidup umat manusia yang berada di bumi dalam menjalankan aktifitasnya.
Buku ini menjelaskan mengenai upacara suci yang bertujuan untuk memelihara hidup, mencapai kesempurnaan dalam kehidupan dan kesejahteraan manusia selama hidupnya.
Muhammad betul-betul unik. Didasarkan pada sumber-sumber berbahasa Arab dari abad ke-8 dan ke-9, buku ini mendekati dan mereportase kata-kata dari orang-orang lelaki maupun perempuan yang mendengar langsung Nabi Muhammad berbicara dan menyaksikan sendiri peristiwa-peristiwa dalam hidupnya. Martin Lings mampu menghadirkan kesederhanaan maupun keagungan cerita. Karena itu, Muhammad dapat dibaca d…
Suatu hari wafat. Abubakar ra pengemis Yahudi makanan itu kepadanya. mulai menyuapinya, si berteriak, "Siapakah - setelah Rasulullah mendatangi seorang buta dan memberikan Ketika Abubakar ra pengemis marah sambil kamu?" Abu Bakar ra menjawab, "Aku orang yang biasa datang." "Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku," jawab si pengemis buta itu. "Orang yang biasa mendatangiku itu sela…
Sepuluh karangan dan ceramah Buya Hamka terkumpul di buku ini. Soal-soal mendasar yang memerlukan perenungan dan pendalaman, dibahas Buya Hamka dengan bahasa yang sederhana melalui pendekatan tasawuf. Dengan sangat indah Buya menjelaskan soal akal, "Jangan ditangkis kemegahan akal dengan kemegahan akal pula. Keduanya sama-sama akan bertemu jalan buntu. Barat telah bangkrut karena tamadun yang …
Para psikolog mutakhir menunjukkan, manusia yang emosinya cerdas cenderung lebih sukses dalam mencari uang, lebih nyaman dalam membina hubungan inter- personal, lebih kreatif dalam menyelesaikan persoalan, dan lebih sehat secara fisik dan mental. Kecerdasan emosi terbukti lebih menentukan keberhasilan seseorang daripada kecerdasan intelek. Kepada emosilah bergantung suka, duka, bahagia, dan sen…
Menyenangkan dan menenangkan. Begitulah seharusnya kala kita melaksanakan ibadah. Tapi kenapa kita justru merasakan hal sebaliknya-berat dan terbebani? Itu, tutur buku ini, karena kita belum mencicipi manisnya beribadah. Buku ini menuntun kita agar ibadah tidak lagi menjadi sekadar kewajiban atau karena takut terhadap siksa akhirat, melainkan se- bagai wahana untuk menumbuhkan kemuliaan jiwa, …
Seorang lelaki menemui Rasulullah saw. dan ber- tanya, "Ya Rasulullah, apakah agama itu?" Rasulullah menjawab, "Akhlak yang baik." Kemu- dian ia mendatangi Nabi dari sebelah kanan dan bertanya, "Ya Rasulullah, apakah agama itu?" Nabi menjawab, "Akhlak yang baik." Kemudian ia meng- hampiri Nabi dari sebelah kiri, "Apakah agama itu?" Dia bersabda, "Akhlak yang baik." Kemudian ia mendatanginya dar…
"Moto dan Panca-Jiwa adalah ruh Pondok Modern Gontor. Trimurti, pendiri Gontor alm. K.H. Ahmad Sahal, alm. K.H. Zaenuddin Fananie, dan alm. K.H. Imam Zarkasyi telah mencontohkannya dalam amalan. Saya secara pribadi sangat terkesan dengan Moto dan Panca-Jiwa. Dan kita dapat membacanya di buku Wisdom of Gontor ini." Dr. Hidayat Nur Wahid, Alumnus Pondok Modern Gontor "Pondok Pesantren Gontor Pono…
Buku berjudul TAKDIR 13 Skala Richter ini adalah buku yang berusaha meluruskan pandangan kebanyakan masyarakat tentang takdir, termasuk yang memandang bahwa tsunami yang baru saja terjadi di Aceh itu dikehen- daki secara langsung oleh Allah yang khusus ditimpakan ke rakyat Aceh, sehingga banyak yang berdoa, "Ya Allah, mohon jangan limpahkan lagi bencana-bencana kepada kami. Cukup sudah tsunami …