Text
Muhammad di mata cendekiawan barat
Nampak sudah banyak berubah di kolong langit ini, para cendekiawan nonmuslim mulai membebaskan jiwanya dari kungkungan fanatisme buta. Mereka menyadari bukan masanya lagi mencerca Islam dengan modal pengetahuan kulit luar saja atau didasari rasa sentimen yang diliputi kabut emosi dari luka lama akibat perang Salib. Setelah mereka mengenali pribadi Muhammad SAW, setelah mengerti akan hakikat Islam bersama esensi ajaran dari sumbernya yang murni, merasa terperanjak pada alasan terjadinya perang tersebut dan juga pada kecemburuan barat yang berkepanjangan terhadap Islam. Mungkin timbul pertanyaan dibenak kita, apakah yang mendorong perubahan sikap ini sehingga mereka yang berjiwa merdeka setelah sekian lama berdiam diri serta merta memuja dan memuji Rasulullah.Sesungguhnya dalam diri Muhammad terdapat hal-hal yang menakjubkan, baru dan indah, mendorong orang untuk mengagumi dan menghormatinya.
Dakwah Muhammad itu dilandaskan pada penyebaran akidah dan tauhid, mengukuhkan pilar-pilar persatuan, menyingkirkan berbagai kerusakan, memecahkan berbagai persengketaan, ia merupakan suluh yang murni, nasihat yang bermanfaat yang mengharuskan untuk diterima dan diimani tanpa meminta bukti dan keterangan, namun ia juga tidak hampa dari berbagai mukjizat raksasa untuk melengkapi hujjat dan menguatkan keterangannya.
Buku ini dalam pembahasannya yang mencakup Silsilah, Kelahiran Muhammad SAW, Hikmah Poligami, Muhammad dan dakwah Islam, Keistimewaan Risalah Nabi, Surat kepada raja-raja, Kepicikan para Misionaris, pandangan Cendekiawan barat.
Tidak tersedia versi lain