Dalam novel Senja di Jakarta, Mochtar Lubis menyayat kehidupan politik dan sosial di Jakarta selama kurun waktu 1950-an. Dengan kejernihan yang menyerikan ia berhasil membuka arus-arus kemiskinan, korupsi, dan kejahatan yang mengalir dengan deras di bawah permukaan kehidupan setiap hari di Jakarta. Meskipun novel ini berkisah tentang kehidupan di Jakarta, namun seandainya pembaca mengikuti n…
Kemerdekaan bangsa Indonesia adalah kemerdekaan yang direbut kembali dari tangan penjajah dengan tebusan darah pejuang-pejuang rakyat Indonesia. Sepanjang sejarah bangsa kita, rakyat Indonesia tidak putus-putusnya berdoa dan berkorban untuk mempertahankan kemerdekaan mereka, terhadap serbuan kaum penjajah. Novel Tidak Ada Esok ini mengisahkan tentang perjuangan rakyat Indonesia setelah usai Per…
Maut dan Cinta, Novel ini akan membawa para pembaca kembali ke tahun-tahun revolusi kemerdekaan Indonesia, ketika rakyat Indonesia harus mengangkat senjata untuk melawan tentara kolonial Belanda yang mencoba hendak menundukkan bangsa Indonesia ke bawah kekuasaan kolonial Belanda setelah Perang Dunia ke-II. Maut dan Cinta, menceritakan perlawanan, pertempuran, kasih dan cinta, yang dilukiskan…
Buku Catatan Perang Korea ini ditulis pada dekade awal tahun 1950-1n. Pada waktu Mochtar Lubis berangkat ke Korea atas undangan dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang memberikannya kesempatan untuk meliput perang sebagai wartawan perang yang diakreditasi oleh PBB, dan ijin dari Panglima perang Amerika yang terkenal itu: Jendral Mac Arthur. Ia berangkat dari Jakarta pada tanggal 21 Septembe…
"Sebagai Wapres saya ibarat menanam pohon, bukan untuk diri saya; tapi saya tanam pohon ini untuk generasi yang akan datang," ujar KH. Ma'ruf Amin suatu hari di bulan November 2019. mantan Ketua Umum MUI dan Rais Am PBNU ini tampil di atas panggung politik nasional melengkapi kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam buku ini, Anda akan temukan bagaimana duet Jokowi-Kiai Ma'ruf beker…